Jangkrik merupakan serangga yang
termasuk bangsa Orthoptera dan suku Grilidae. Satwa ini merupakan hewan
berdarah dingin sehingga suhu tubuhnya dapat menyesuaikan dengan lingkungan.
Sifat ini merupakan salah satu keuntungan bagi peternak karena dengan adanya
sifat tersebut kemampuan adaptasi jangkrik cukup baik. Daya adaptasi ternak
sangat menentukan produktifitas ternak tersebut, sehingga dengan daya adaptasi
yang baik ternak dapat berproduksi secara optimum.
Pemanfaatan
jangkrik banyak digunakan sebagai pakan ternak seperti ayam hias, burung
kicauan, ikan hias maupun reptil telah lama diterapkan oleh masyarakat.
Jangkrik mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi sehingga baik digunakan
sebagi pakan sumber protein. Rata-rata setiap ekor jangkrik mengandung protein
sebesar 60,9% (Prayitno, 2005) dan mengandung asam amino esensial yang baik
bagi pertumbuhan dan produktifitas ternak. Selain itu jangkrik juga memiliki
kandungan hormon progerteron dan testosteron yang sangat penting untuk
meningkatkan daya reproduksi ternak (Prayitno, 2005).
Dengan segala kelebihan tersebut, jangkrik menjadi
kebutuhan penting bagi pecinta burung kicauan untuk memaksimalkan performa
karena akan menghasilkan penampilan lebih lincah, bulu mengkilap, dan
produktivitas tinggi. (Tim Karya Tani Mandiri, 2011). Tetapi pangsa pasar
produk ini yang masih sangat luas belum diimbangi dengan adanya usaha budidaya
jangkrik yang memadai. Hal ini, dibuktikan dengan masih terpusatnya budidaya
jangkrik kalung di daerah tertentu sehingga belum dapat memenuhi permintaan
pasar yang ada. Salah satu kasus yang terjadi yaitu kebutuhan jangkrik di
wilayah JABODETABEK (Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi) sangat kurang,
karena Jangkrik yang didatangkan dari bogor belum dapat memenuhi permintaan
pasar sehingga peternak Jangkrik di bogor harus mendatangkan dari daerah Jawa
Tengah. Hal ini mengakibatkan tingginya harga jangkrik sekitar Rp 50.000/kg
karena pendistribusiannya membutuhkan biaya yang mahal dan permintaan yang
tinggi (www.bisnis.com).
Oleh karena itu, prospek usaha budidaya jangkrik di wilayah bogor sangat besar
untuk dilakukan.



0 komentar:
Posting Komentar